CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Sabtu, 13 Juni 2009

Pentingnya Sebuah Komunikasi

Seperti darah, bagi suatu organisasi komunikasi yang efektif sangat penting, dan miskomunikasi akan memberi kontribusi yang dapat disamakan dengan rusaknya sistim peredaran darah dalam lebih dari satu sistim organisasi. Sesuatu yang nampaknya sederhana, seperti lokasi fisik tempat bekerja ternyata mampu memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap proses keberhasilan komunikasi. Tanpa komunikasi yang efektif diantara berbagai pihak yang terlibat didalamnya, pola hubungan dalam suatu organisasi tidak akan mampu melayani kebutuhan berbagai pihak dengan baik.

Komunikasi yang efektif penting bagi para manajer karena tiga alasan utama.

Pertama, komunikasi menyediakan saluran umum untuk proses manajemen, yaitu merencanakan, mengorganisasikan, memimpin, dan mengendalikan. Manajer mengembangkan rencana lewat komunikasi dengan orang lain dalam organisasi dan mengorganisasikan untuk melaksanakan rencana tadi dengan berdialog dengan para karyawannya mengenai cara terbaik untuk mendistribusikan wewenang dan desain pekerjaan. Manajer mengetahui bahwa kebijakan yang menimbulkan motivasi, kepemimpinan, dan mengelompokan serta membentuk tim diaktifkan lewat pertukaran informasi secara teratur.

Kedua, ketrampilan komunikasi yang efektif dapat membuat manajer menggunakan berbagai bakat yang tersedia dalam dunia multibudaya dari organisasi. Globalisasi bisnis pasti menempatkan tantangan bagi kemampuan berkomunikasi manajer. Ketika manajer mempunyai kebiasaaan dan ekspresi serta arti yang mungkin tampak amat asing, mereka mungkin tergoda untuk mengelak dan menghindar untuk mencoba berkomunikasi. Itu kemungkinan merupakan peluang yang hilang. Komunikasi, seperti aktifitas intelektual lain, dapat diasah dengan menghadapi keadaan yang baru dan menantang. Organisasi dapat merupakan wahana yang tepat untuk mempelajari hal itu.

Ketiga, ternyata manajer menghabiskan banyak waktunya untuk berkomunikasi. Jarang sekali kita menjumpai manajer sendirian dimejanya berpikir, membuat rencana, atau mempertimbangkan berbagai alternatif. Kenyataannya, waktu manajerial banyak dihabiskan dalam komunikasi bertatap muka, elektronik, atau lewat telepon dengan karyawan, supervisor, pemasok, atau pelanggan.

superlay

Jumat, 17 April 2009

Ciri-ciri Seorang Kawan Yang The Best

Something to think about. Are you a good friend?

1) Pilih orang yang mempunyai minat yang sama seperti anda supaya anda mempunyai persamaan,tetapi jangan mengetepikan orang yang langsung tidak mempunyai persamaan dengan anda, bersikap terbuka baik untuk anda.

2) Ingatlah pada satu pedoman penting iaitu berlaku baik terhadap orang lain sebagaimana anda suka diperlakukan. Sekiranya anda menghormati orang lain,orang lain akan menghormati anda juga.

3) Sedarlah bahawa tiada siapa yang sempurna, setiap orang mempunyai sifat-sifat aneh dan kecacatan, dan menerima kecacatan antara satu sama lain adalah kunci persahabatan yang baik.

4) Hargai pendapat satu sama lain.

5) Sedarlah bahawa kawan yang rapat sekalipun tidak dapat bersama 24 jam.Bina minat-minat yang lain dan jangan cemburu apabila kawan anda mempunyai minat-minat yang lain juga.

6) Komunikasi sangat penting, kawan anda tidak boleh membaca fikiran anda.Sekiranya ada sesuatu yang menjejaskan persahabatan anda, beritahulah.

7) Jangan biarkan faktor luaran seperti tekanan (stress) menjejaskan persahabatan anda.Kawan yang baik akan membenarkan anda melepaskan perasaan kepada mereka, tetapi jangan hanya mempergunakan mereka untuk melepaskan perasaan ... dan sebagai balasan anda sepatutnya bersedia untuk mendengar luahan perasaan mereka pula.

8) Belajar daripada satu sama lain.

9) Jangan mengata di belakang kawan anda.

10) Pilih kata-kata anda dengan bijaksana kerana anda tidak boleh menariknya kembali.

Terimakasih untuk Ina Latifa yang telah memberikan tips tersebut diatas.

Senin, 30 Maret 2009

Bekerja Dengan Jujur & Kejujuran Dalam Bekerja

Sering kali kita komplain terhadap beban pekerjaan yang diberikan kepada kita, padahal tanpa kita sadari hal tersebut akan menambah berat bagi kita dalam menyelesaikannya, disinilah peran hati yang iklas dibutuhkan. Sebab orang yang iklas itu adalah orang yang berkarakter kuat, sikapnya tidak tergantung oleh ada atau tidaknya pujian maupun penghargaan manusia.

Bekerja dengan hati Nurani, kecerdasan dan Kejujuran. Sudahkah kita berdoa sebelum memulai pekerjaan hari ini? suatu pekerjaan akan lebih efektif jika di mulai dengan doa yang pada akhirnya akan menghasilkan sesuatu yang baik pula, suasana hati yang buruk akan berpengaruh pada keadaan hari yang buruk pula, Mood yang baik akan membantu kita dalam segala hal, mulai dari rasa percaya diri hingga kemampuan menyelesaikan banyak hal.

Awalilah pekerjaaan dengan menyelaraskan pikiran dan hati nurani, bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas adalah bagian dari otak, sedangkan bekerja iklas adalah bagian dari hati.

Kamis, 19 Maret 2009

Kesombongan Hanyalah Sebuah Tong Kosong

”Tong kosong berbunyi nyaring” memang pernyataan yang berselubung kegelapan, tapi terang benderang, menyindir orang yang banyak bicara kurang makna. Ia juga menggambarkan suasana kejiwaan orang yang sedang berkompensasi, yang sibuk menutup kedunguan, dan segenap kekurangannya dengan kata-kata kurang makna tadi.

Seseorang akan lebih cepat berhasil jika ia mempunyai sifat tawadhu. Kunci terpenting untuk sukses adalah kesanggupan menyerap ilmu dan kemampuan mendengar serta menimba ilmu dari orang lain. Hal ini akan membuat kita semakin cepat melesat dibandingkan dengan orang-orang sombong, merasa pandai sendiri, mengganggap cukup dengan ilmu yang dimilikinya. Biasanya, orang seperti ini akan merasa dirinya tak lagi membutuhkan pendapat, pandangan, dan visi orang lain.

Ironisnya, kini kesombongan menjadi "pakaian" yang dikenakan banyak orang. Suka membanggakan diri, merasa tinggi melebihi orang di sekitarnya, merasa orang lain membutuhkannya, suka memamerkan apa yang dimilikinya, dan tidak mau menyapa lebih dahulu menjadi fenomena yang mudah dilihat di mana-mana.

Mau sombong, ke laut aja......!

Sabtu, 07 Maret 2009

Hubungan yang Berawal dari Kebohongan Bukanlah Cinta

“Perlu disadari bahwa hubungan yang tidak dilandasi dengan kejujuran bukanlah cinta, melainkan kepentingan diri sendiri. Karena cinta adalah ketersediaan masing-masing pihak untuk saling membuka diri,”

Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih. Cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Kejujuran adalah segala-galanya. Dengan kejujuran tiadalah mungkin kebohongan dan kepalsuan mampu mendekatinya. Kebohongan dan kepalsuan pasti akan pergi menjauh darinya.

Untuk ini, berusaha jujur dan apa adanya dalam mencari cinta. Memulai dengan penuh kejujuran dalan menuju jalan cinta. Jujur dan apa adanya tentang diri kita, keadaan kita, orang tua kita, jujur tentang apa yang kita punya dan semua kejujuran yang harus keluar dari hati kita. Jujur jangan sampai kebohongan dan kepalsuan menodai cinta.

Sabtu, 21 Februari 2009

Hidup Jangan Hanya Bisa Mengeluh

Keinginan hanya akan menjadi mimpi semata kalau kita hanya bisa menginginkannya tanpa berbuat sesuatu untuk mewujudkan keinginan. Perubahan tidak akan terjadi begitu saja tanpa kita sendiri yang berperan dalam perubahan itu.

Faktanya kadang ketika kita menginginkan keluar dari masalah kita hanya bisa mengeluh tanpa berbuat bagaimana seharusnya keluar dari masalah tersebut. Ketika kita mendapat musibah, kadang kita mengeluh betapa beratnya musibah yang kita alami tersebut. Padahal suatu musibah takkan bisa cepat teratasi hanya karena kita mengeluh karena musibah tersebut terlalu berat untuk kita hadapi.

Kenyataan kita terbiasa mengeluh memang sulit untuk dilepas dalam kehidupan. Tapi kalau kita punya keinginan untuk bisa hidup tegar maka janganlah sampai terbiasa hidup dengan hanya bisa mengeluh. Beras takkan bisa menjadi nasi kalau tidak dimasak, hidup takkan bisa lebih baik kalau hanya bisa mengeluh tanpa berbuat.

Lakukan yang terbaik dalam hidup, semoga hidup bisa lebih baik..!

Jumat, 13 Februari 2009

Jalan Lurus

Menuju jalan lurus adalah tujuan semua orang dalam menjalani kehidupan. Tapi jalan yang lurus belum berarti tidak punya rintangan karena biasanya ada kerikil, lubang, terjal, dan curam yang harus siap kita lalui.

Menyusuri jalan lurus meski arah hanya ke depan, tapi pandangan tidak boleh hanya pada satu pandangan. Kanan dan kiri juga harus diperhatikan, kadang juga perlu menengok sebentar kebelakang. Tapi fokus kita tetaplah ke depan.

Luruskan jalan dan jalanlah yang lurus, semoga mendapat jalan yang lurus..!