CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »
Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RENUNGAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Januari 2010

Janganlah Sombong

Sifat sombong adalah sesuatu yang sangat tercela. Karena Al Qur’an dan As Sunah mencelanya dan mengajak kita untuk meninggalkannya. Bahkan orang yang mempunyai sifat ini diancam tidak masuk ke dalam surga. Sebaliknya, di dalam Al Qur’an Allah memuji hamba-hamba-Nya yang rendah hati dan tawadhu’ kepada sesama.

Selasa, 13 Oktober 2009

Kerendahan Hati vs Kesombongan Diri

Kata orang bijak, kerendahan hati adalah prinsip dasar orang beriman kepada Yang Maha Kuasa Sang Pencipta alam semesta. Dari kerendahan hati itulah munculnya ketulusan dan pengakuan diri, bahwa manusia hanyalah seonggok daging tak berdaya atau debu halus di hadapan Sang Khalik.

Sementara kesombongan adalah upaya penyangkalan diri manusia atas ketidakberdayaan raga dan spiritual di hadapan Yang Ilahi. Kesombongan menjadi semacam kompensasi psikologis untuk menutupi ketidakmampuan diri, yang kadang tersimpan dalam dunia alam bawah sadar. Kesombongan diri seseorang muncul, biasanya bertujuan agar diakui eksistensinya. Terutama di lingkungan sosialnya. Kesombongan dan keangkuhan merupakan saudara kembar.

Jumat, 03 Juli 2009

Makna Bersyukur

Dalam hidup ada dua hal yang senantiasa silih berganti dalam kehidupan manusia yakni suka dan duka, senang dan susah, dan inilah irama hidup yang mau tak mau harus diterima. Bagi orang yang beriman, kedua hal ini disebut dengan ujian hidup dan tidak seorang manusiapun yang dapat menentangnya dan luput dari keduanya.

Dalam Islam disebutkan apabila mendapat nikmat harus bersyukur, sedangkan bila mendapat kesulitan atau cobaan harus bersabar. Dalam arti luas, sabar mengandung makna penerimaan atau kepasrahan terhadap suatu musibah yang menimpa diri seseorang.

Ada tiga dimensi syukur. Pertama, bersyukur dengan hati yakni ungkapan kepuasan dalam batin atas anugerah yang diperoleh. Kedua, bersyukur dengan ucapan yakni mengakui angerah dan memuji pemberinya. Ketiga, bersyukur dengan perbuatan yakni bekerja memelihara, memanfaatkan dan mengembangkan angerah yang diperoleh sesuai tujuan pemberian anugerah tersebut.

Senin, 30 Maret 2009

Bekerja Dengan Jujur & Kejujuran Dalam Bekerja

Sering kali kita komplain terhadap beban pekerjaan yang diberikan kepada kita, padahal tanpa kita sadari hal tersebut akan menambah berat bagi kita dalam menyelesaikannya, disinilah peran hati yang iklas dibutuhkan. Sebab orang yang iklas itu adalah orang yang berkarakter kuat, sikapnya tidak tergantung oleh ada atau tidaknya pujian maupun penghargaan manusia.

Bekerja dengan hati Nurani, kecerdasan dan Kejujuran. Sudahkah kita berdoa sebelum memulai pekerjaan hari ini? suatu pekerjaan akan lebih efektif jika di mulai dengan doa yang pada akhirnya akan menghasilkan sesuatu yang baik pula, suasana hati yang buruk akan berpengaruh pada keadaan hari yang buruk pula, Mood yang baik akan membantu kita dalam segala hal, mulai dari rasa percaya diri hingga kemampuan menyelesaikan banyak hal.

Awalilah pekerjaaan dengan menyelaraskan pikiran dan hati nurani, bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas adalah bagian dari otak, sedangkan bekerja iklas adalah bagian dari hati.

Kamis, 19 Maret 2009

Kesombongan Hanyalah Sebuah Tong Kosong

”Tong kosong berbunyi nyaring” memang pernyataan yang berselubung kegelapan, tapi terang benderang, menyindir orang yang banyak bicara kurang makna. Ia juga menggambarkan suasana kejiwaan orang yang sedang berkompensasi, yang sibuk menutup kedunguan, dan segenap kekurangannya dengan kata-kata kurang makna tadi.

Seseorang akan lebih cepat berhasil jika ia mempunyai sifat tawadhu. Kunci terpenting untuk sukses adalah kesanggupan menyerap ilmu dan kemampuan mendengar serta menimba ilmu dari orang lain. Hal ini akan membuat kita semakin cepat melesat dibandingkan dengan orang-orang sombong, merasa pandai sendiri, mengganggap cukup dengan ilmu yang dimilikinya. Biasanya, orang seperti ini akan merasa dirinya tak lagi membutuhkan pendapat, pandangan, dan visi orang lain.

Ironisnya, kini kesombongan menjadi "pakaian" yang dikenakan banyak orang. Suka membanggakan diri, merasa tinggi melebihi orang di sekitarnya, merasa orang lain membutuhkannya, suka memamerkan apa yang dimilikinya, dan tidak mau menyapa lebih dahulu menjadi fenomena yang mudah dilihat di mana-mana.

Mau sombong, ke laut aja......!

Sabtu, 21 Februari 2009

Hidup Jangan Hanya Bisa Mengeluh

Keinginan hanya akan menjadi mimpi semata kalau kita hanya bisa menginginkannya tanpa berbuat sesuatu untuk mewujudkan keinginan. Perubahan tidak akan terjadi begitu saja tanpa kita sendiri yang berperan dalam perubahan itu.

Faktanya kadang ketika kita menginginkan keluar dari masalah kita hanya bisa mengeluh tanpa berbuat bagaimana seharusnya keluar dari masalah tersebut. Ketika kita mendapat musibah, kadang kita mengeluh betapa beratnya musibah yang kita alami tersebut. Padahal suatu musibah takkan bisa cepat teratasi hanya karena kita mengeluh karena musibah tersebut terlalu berat untuk kita hadapi.

Kenyataan kita terbiasa mengeluh memang sulit untuk dilepas dalam kehidupan. Tapi kalau kita punya keinginan untuk bisa hidup tegar maka janganlah sampai terbiasa hidup dengan hanya bisa mengeluh. Beras takkan bisa menjadi nasi kalau tidak dimasak, hidup takkan bisa lebih baik kalau hanya bisa mengeluh tanpa berbuat.

Lakukan yang terbaik dalam hidup, semoga hidup bisa lebih baik..!

Jumat, 13 Februari 2009

Jalan Lurus

Menuju jalan lurus adalah tujuan semua orang dalam menjalani kehidupan. Tapi jalan yang lurus belum berarti tidak punya rintangan karena biasanya ada kerikil, lubang, terjal, dan curam yang harus siap kita lalui.

Menyusuri jalan lurus meski arah hanya ke depan, tapi pandangan tidak boleh hanya pada satu pandangan. Kanan dan kiri juga harus diperhatikan, kadang juga perlu menengok sebentar kebelakang. Tapi fokus kita tetaplah ke depan.

Luruskan jalan dan jalanlah yang lurus, semoga mendapat jalan yang lurus..!

Jumat, 30 Januari 2009

Rayuan Bukan Hal Utama

Jangan tebarkan rayuan kalau ingin mendekati seseorang. Awal yang indah tak selamanya tercipta dari sebuah rayuan.

Yang namanya rayuan, meski terkesan indah diucapkan tapi tidak semua orang merasa tersanjung dan terpesona. Bahkan sebaliknya karena rayuan orang mungkin akan merasa tertipu dan dipermainkan.

Kalau memang mencintai, pendekatan adalah yang utama harus dilakukan. Ungkapkan perasaan apa adanya dan buktikan dengan kesungguhan.

Sabtu, 27 Desember 2008

Arti Sebuah Kesuksesan

Ketika kita berhasil dalam menggapai impian, kadang kita lupa bahwa sebenarnya keberhasilan itu bukan sepenuhnya karya dan milik kita. Tanpa kita sadari keberhasilan itu menjebak kita dalam keangkuhan yang menutup mata kita dan melupakan sekeliling kita.

Pedagang yang sukses tak akan bisa berhasil menjual barang dagangannya tanpa ada pembeli, penulis yang hebat tak pernah dikenal tanpa pembaca yang membaca tulisannya. Demikian juga kesuksesan yang kita raih tak pernah tercapai tanpa ada orang-orang yang perhatian dan membantu usaha kita.

Meski keberhasilan adalah hasil usaha dari kerja diri kita pribadi, tapi janganlah pernah mengangkat kepala tanpa membuka mata. Pandanglah disekeliling kita, apakah kesuksesan bisa lahir dengan sendirinya tanpa ada usaha dan perhatian dari orang lain?

Jumat, 26 Desember 2008

Cinta Sesungguhnya

Kita telah digariskan untuk bertemu dengan orang-orang yang kurang tepat sebelum ditakdirkan bertemu dengan orang yang tepat dan menjadi pilihan. Di saat kita telah menemukan orang yang tepat, tentunya rasa syukur kita panjatkan atas karunia yang telah diberikan.

Dalam kehidupan kita akan merasa memiliki cinta sebelum kita kehilangan cinta, dan kita tidak akan merasa kehilangan sebelum kita merasakannya. Oleh sebab itu, semaikanlah cinta penuh keikhlasan. Kemudian tunggu cinta itu tumbuh dalam hati orang-orang yang kita cintai. Meski cinta tak berbalas, tapi yakinlah cinta tersebut telah tumbuh dan berkembang dihati kita untuk membagi kebahagiaan kepada semua orang.

Kamis, 18 Desember 2008

Mencintai Pekerjaan

Banyak hal yang bisa kita dapatkan dalam semua bidang pekerjaan. Orientasi untuk mendapatkan uang, pengalaman, kedudukan, dan penghargaan merupakan sesuatu yang mendasar dan wajar dijadikan tujuan. Apapun bentuk pekerjaan yang kita lakukan semua pasti mempunyai tujuan.

Ada beberapa faktor yang memberikan pengaruh dan nilai positif di saat kita menjalani pekerjaan. Bekerja dengan motivasi tentu akan membuat kita kuat dalam melaksanakan pekerjaan, keyakinan akan pilihan pekerjaan menjadikan kita semakin mantap, dan totalitas akan menghasilkan kerja yang berkualitas. Semua akan terasa lengkap apabila kita mencintai pekerjaan. Dengan begitu kepuasan bathin akan selalu menyertai hasil pekerjaan kita.

Mencintai pekerjaan bukanlah hal yang sulit. Kalau cinta sudah menjadi bagian dalam menjalankan pekerjaan, maka ketulusan dan keikhlasan bekerja akan memberikan kekuatan tersendiri di saat kita menghadapi kesulitan dan kejenuhan bekerja.

Bekerjalah dengan cinta dan raihlah kesuksesan.!

Sabtu, 13 Desember 2008

Renungan Jelang Akhir Tahun

Desember sebentar lagi akan menutup cerita di tahun 2008. Banyak cerita yang tlah tergores sepanjang 2008, ada suka dan ada juga duka. Tidak sedikit dari sebagian orang dapat meraih kesuksesan di tahun 2008, namun ada juga yang harus menangisi kegagalannya di tahun ini.
Menjelang tahun 2009 tentunya banyak rencana yang sudah dipersiapkan. Perencanaan adalah hal yang sangat mendasar dan lahir dari pemikiran yang menginginkan perubahan kearah yang lebih baik. Setidaknya sebuah rencana akan membuat kita lebih siap dalam melangkah. Tanpa perencanaan mimpi pun akan sulit untuk diharapkan hadir dalam kehidupan. Kalau pun rencana itu tidak bisa berjalan sesuai keinginan, tetapi kita sudah punya kesiapan kalau harus menerima kegagalan.

Rabu, 03 Desember 2008

Roda Kehidupan

Jauh sebelum kita ada, dunia telah lama berputar mengikuti aturan dalam menjalankan tugasnya. Kehidupan yang terus bergulir kadang membuat kita berada diatas, dan kadang membawa kita terpuruk ketempat yang paling bawah. Hidup memang pilihan, kita gak boleh hanya diam tanpa berbuat apa-apa. Tapi kita juga gak dapat memaksakan untuk selalu berada ditingkat yang paling tinggi, karena semua berjalan sesuai aturannya.
Sebagai bagian dari roda kehidupan, apakah kita masih mampu bertahan mengikuti perputaran? Kalau memang ingin mendapat tempat yang terbaik tentunya kita harus berusaha, berikan yang yang terbaik untuk mendapatkan yang terbaik.

BERKHAYAL atau BERMIMPI

Berkhayal..., ada yang menganggap perlu tapi ada juga yang mengatakan itu hanya akan membuang waktu. Dalam kenyataan gak bisa dipungkiri banyak pencapaian sukses berawal dari khayalan sehingga bisa dijadikan kekuatan dan sedikit motivasi. Namun tidak sedikit juga yang bermasalah, karena ketinggian khayal seseorang bisa menjadi "diatas normal".
Disaat berkhayal, seseorang gak hanya berperan sebagai "pelaku" tapi juga bisa merangkap sebagai sutradara. Beda dengan bermimpi, dalam mimpi seseorang hanya bisa mengikuti alur ceritanya yang telah ada tanpa bisa mengatur mimpi itu sendiri. Mimpi datangnya bisa tiba-tiba dan gak bisa diulang lagi walau indah.
Memang gak ada undang-undang yang melarang untuk berkhayal, setidaknya kalau ingin berkhayal harus yang wajar dan gak ketinggian agar gak sampai melewati batas normal.

Selasa, 02 Desember 2008

Perubahan

Setiap saat perubahan terjadi tanpa disadari, siap atau gak siap kita akan menjadi bagian dari perubahan itu. Lalu apa yang harus kita lakukan dengan perubahan?
  1. Menunggu perubahan
  2. Diam melihat perubahan
  3. Berpartisipasi dalam perubahan